Senin - Jum'at09.00 WIB - 17.00 WIB
Lokasi KantorJl. Kapten Abdulhasan, No.38A Kec. Telanaipura, Kota Jambi
Kunjungi Sosial Media Kami

HomeCategoryCerpen

scsm gbg (1)
https://penerbitgemulun.com/wp-content/uploads/2024/07/scsm-gbg-1.png

Deskripsi Singkat

Panoramanya begitu memikat. Pantainya landai, gugusan pulau berpasir putih tak jauh dari bibir Pantai Gandoriah melukiskan keindahan luar biasa. Di sela-sela biru air laut, perahu nelayan bertebaran berbagai rupa. Perahu wisata pun hilir mudik menawarkan jasa untuk berlayar ke pulau seberang. Warna-warni tenda pedagang bagaikan pelangi. Ditambah barisan pepohonan Pinus di sepanjang jalanan Pantai Gandoriah yang menebarkan oksigen kedamaian. Semua itu kuresapi menjadi sebuah ramuan untuk mengobati hati yang gundah sambil duduk termangu di salah satu payung yang bertebaran di bibir pantai.

LJ Gbg
https://penerbitgemulun.com/wp-content/uploads/2024/07/LJ-Gbg.png

Deskripsi Singkat

Suasana pagi terhampar dengan kelembutan sinar mentari yang baru mulai menyapu langit, memberikan kehangatan yang menyenangkan diudara sejuk. Rumah-rumah tua berdinding papan dan bertiang kayu bulian berderet padat di pinggir Sungai Batanghari. Di antara rumah-rumah tua yang berusia puluhan tahun ini, banyak wanita yang tengah melakukan aktiitasnya sehari-hari dengan bekerobong. Bekerobong merupakan tradisi di daerah Seberang Kota Jambi yang sering dikenal dengan nama tudung lingkup atau berkain dua karena satu kain digunakan untuk bawahan dan satunya untuk menutupi wajah hingga tampak bagian mata saja.

https://penerbitgemulun.com/wp-content/uploads/2024/06/3.png

Deskripsi Singkat

Seperti sekolah pada umumnya. Hari ini adalah hari senin, di mana seluruh sekolah akan mengadakan upacara pengibaran bendera. Semua siswa/i akan dijemur di bawah teriknya matahari. Sudah seperti tradisi setiap sekolah melaksanakan hal seperti itu. Begitupun dengan sekolah satu ini. SMA nusa bangsa, mereka baru saja selesai melaksanakan upacara. Beberapa siswa/i berhamburan pergi ke kantin hanya sekedar membeli minum untuk membahasahi tenggorokan mereka yang kering dan ada juga yang kembali ke kelas untuk beristirahat.

2
https://penerbitgemulun.com/wp-content/uploads/2024/06/2.png

Deskripsi Singkat

Di sebuah kota besar yang dipenuhi gemerlap lampu dan hiruk pikuk kehidupan, hiduplah seorang pemuda bernama Erga. Erga adalah seorang pemuda yang ceria dan penuh semangat, meskipun hidupnya tidak selalu mudah. Ia tinggal sendiri di sebuah apartemen kecil di tengah kota, bekerja sebagai karyawan di sebuah perusahaan teknologi yang cukup terkenal

untaian harapan
https://penerbitgemulun.com/wp-content/uploads/2024/06/untaian-harapan.png

Deskripsi Singkat

Matahari sudah memunculkan diri dan ayam sudah berseruh riah yang mana menandakan bahwa malam sudah berganti pagi. Adira bangun dari tempat tidur langsung membersihkan badan dan bersiap-siap untuk bekerja, ia tidak pernah malas untuk melakukan pekerjaan nya. Adira dengan semangat berangkat ketempat kerjakan karena waktu sudah menunjukkan pukul tujuh. Ia menaiki angkutan umum agar lebih menghebat pengeluarannya.

mozaik kehidupan cvr
https://penerbitgemulun.com/wp-content/uploads/2024/06/mozaik-kehidupan-cvr-1.png

Deskripsi Singkat

Di langit yang kian meredup, Kinan berdiri di Tepi Tebing, memandang matahari yang tenggelam dengan lembut ke horizon yang jauh. Cahaya senja memeluk tubuhnya dengan hangat, menciptakan aura keheningan yang melingkupi keberadaannya. Di Sampingnya, Harsa berdiri, namun kehadirannya terasa kaku dan hampa. Bayangan senja yang memanjang memperkuat kesan sepi di antara mereka.

https://penerbitgemulun.com/wp-content/uploads/2024/05/aktiva-budayanew.png

Deskripsi Singkat

Hari masih pagi. Biasanya hari Minggu adalah saat yang tepat untuk bersantai. Namun pagi ini di dapur sudah terdengar bunyi kuali yang beradu dengan klaci (spatula). Bu Fauziah sedang memasak di dapur, menyiapkan sarapan pagi untuk keluarganya. Aroma bawang dan cabai yang menyatu di nasi goreng begitu menggugah indra penciuman seisi rumah.

WhatsApp Image 2024-03-01 at 22.59.26
https://penerbitgemulun.com/wp-content/uploads/2024/03/WhatsApp-Image-2024-03-01-at-22.59.26.jpeg

Deskripsi Singkat

Apa jadinya ketika beberapa hari lagi menuju kelulusan kamu dan teman sekelasmu malah disandra oleh wali kelas mu? Mahesa, adalah seorang guru sekaligus wali kelas IX b, tiba-tiba mengatakan kalau dia ‘menyandra semua siswanya’.

WhatsApp Image 2024-03-06 at 20.39.33 (1)
https://penerbitgemulun.com/wp-content/uploads/2024/03/WhatsApp-Image-2024-03-06-at-20.39.33-1.jpeg

Deskripsi Singkat

Setiap hari, dia sering bertanya kepada dirinya sendiri, mengapa dulu tidak memilih ikut ayahnya saja. Saat Bima berumur 9 tahun, tepatnya 5 tahun yang lalu, orang tuanya bercerai dan dia harus memilih salah satu. Dia berakhir memilih ibunya dan kini menyesal. Dia merasa menyesal karena kesal akan kondisi keuangan ibunya.

ruang transcedentalalsjalkjsklwhdksahcuigewnvui
https://penerbitgemulun.com/wp-content/uploads/2024/02/ruang-transcedentalalsjalkjsklwhdksahcuigewnvui.png

Deskripsi Singkat

Dilingkungan yang baru menjadi tempat tinggal Shita, suasana desa yang tenang dan damai menjadi sentuhan akrab yang menyambut kehadiran keluarga
besarnya. Shita sebelumnya tinggal di desa ini bersama neneknya, yang juga tetanggaku, kami sudah berteman sejak awal Shita pindah kemari bersama neneknya.

Lokasi KantorPenerbit Gemulun
Jl. Kapten Abdulhasan, No.38A Kec. Telanaipura, Kota Jambi
Penerbit GemulunSosial Media Kami
ikuti sosial media Penerbit Gemulun untuk mendapatkan informasi terbaru.
Lokasi KantorPenerbit Gemulun
Jl. Kapten Abdulhasan, No.38A Kec. Telanaipura, Kota Jambi
Penerbit GemulunSosial Media Kami
ikuti sosial media Penerbit Gemulun untuk mendapatkan informasi terbaru.

Copyright by Penerbit Gemulun. All rights reserved.

Copyright by Penerbit Gemulun. All rights reserved.