Senin - Jum'at09.00 WIB - 17.00 WIB
Lokasi KantorJl. Kapten Abdulhasan, No.38A Kec. Telanaipura, Kota Jambi
Kunjungi Sosial Media Kami

MotivasiTHE FUTURE PUZZLE

Tahun 2009. Jakarta terasa sangat dingin bagi seorang anak muda yang hanya memegang uang 50 ribu per minggu. Aku berdiri di sebuah foodcourt di Menara Indofood, bukan sebagai eksekutif yang akan rapat, tapi sebagai pekerja yang menghitung setiap sen untuk sekadar makan esok hari. Tidak ada yang tahu bahwa pemuda yang sedang mencuci piring atau membersihkan meja itu adalah seseorang yang sedang hancur hatinya karena gagal tes PNS berkali-kali dan tidak punya biaya untuk kuliah.
Aku pernah berada di titik paling rendah yang mungkin bisa dibayangkan. menjadi asisten rumah tangga di rumah saudaraku sendiri. Aku mencuci baju, mengepel lantai, dan memasak—pekerjaan yang mungkin dihindari oleh banyak anak muda seusiamu. Saat itu, aku adalah "puzzle yang salah letak". Aku merasa tidak punya masa depan, orang tuaku tidak dekat secara emosional, dan aku merasa sendirian di dunia yang sangat luas ini.
Ada masa di mana aku dan istriku harus bertahan hidup hanya dengan makan telur selama tujuh hari berturut-turut. Bahkan, kami pernah membagi satu porsi soto hanya untuk diambil kuahnya sebagai lauk makan dari pagi hingga malam. Aku pernah tidak mampu membeli beras, dan harus menelan ludah saat melihat anakku terbaring di rumah sakit tanpa kepastian biaya.

Kepahitan itu nyata, sangat nyata, hingga rasanya ingin menyerah pada keadaan.
Namun, di tengah kehancuran itu, aku menemukan sebuah kunci. Value Diri. Aku mulai memahami bahwa meskipun aku tidak punya uang atau gelar, aku punya kendali atas Attitude, Skill, dan Adaptability-ku. Aku belajar bahwa ketika aku mulai berdamai dengan diri sendiri dan berhenti mengeluh, dunia mulai membukakan pintunya. Aku mulai memahami perbedaan antara "memaksa" (force) dan "berdaya" (power).
Kini, aku berdiri di titik yang berbeda, tapi aku tidak pernah melupakan aroma sabun cuci piring di foodcourt itu atau rasa lapar saat tak punya beras. Aku menulis ini untukmu yang hari ini merasa duniamu sedang retak, atau untukmu yang takut melangkah setelah seragam sekolahmu ditanggalkan. Percayalah, kepingan yang paling retak sekalipun, jika diletakkan di tangan yang tepat yaitu usahamu dan ketetapan Allah bisa menjadi bagian dari sebuah mahakarya.


WhatsApp Image 2026-08-04 at 01.12.42
Penulis :
Muhammad Rifzqi Ramadani
ISBN :
Pesan buku :
:<a href=

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Lokasi KantorPenerbit Gemulun
Jl. Kapten Abdulhasan, No.38A Kec. Telanaipura, Kota Jambi
Penerbit GemulunSosial Media Kami
ikuti sosial media Penerbit Gemulun untuk mendapatkan informasi terbaru.
Lokasi KantorPenerbit Gemulun
Jl. Kapten Abdulhasan, No.38A Kec. Telanaipura, Kota Jambi
Penerbit GemulunSosial Media Kami
ikuti sosial media Penerbit Gemulun untuk mendapatkan informasi terbaru.

Copyright by Penerbit Gemulun. All rights reserved.

Copyright by Penerbit Gemulun. All rights reserved.