Buku ini mencakup tiga zaman pemerintahan, yakni penerapan sistem monarki (kerajaan dan kesultanan), pemberlakuan sistem pemerintahan dalam kontrol (keinginan) kolonial (Belanda dan Jepang) dan sistem pemerintahan zaman kemerdekaan (orde lama, orde baru dan era reformasi). Penyajiannya dilakukan dengan membuat pemenggalan berbasis historis sehingga dinamika sistem pemerintahan nampak dengan jelas dalam bagian-bagian (Bab). Sungguhpun perjalanan sejarah Pemerintahan Lokal Jambi yang demikian panjang, identitas dan keaslian sistem pemerintahan Jambi yang berkearifan lokal tidak pernah lekang dimakan zaman. Kearifan yang dimaksud berupa tata nilai dan norma adat yang terikat dengan sistem pemerintahan yang pernah eksis di Jambi.










