Senin - Jum'at09.00 WIB - 17.00 WIB
Lokasi KantorJl. Kapten Abdulhasan, No.38A Kec. Telanaipura, Kota Jambi
Kunjungi Sosial Media Kami

HomePortfolioPortfolio

WhatsApp Image 2026-09-08 at 11.01.19

Buat masyarakat Betawi, pantun bukan cuma permainan kata. Pantun adalah cara menyampaikan pesan dengan halus, menyelipkan nasihat tanpa menggurui, dan menyampaikan maksud tanpa harus membuat suasana menjadi tegang. Dalam Palang Pintu, pantun menjadi bagian dari percakapan yang hidup. Ada saling jawab, ada kelakar, ada tantangan, ada penghormatan, dan ada pula pesan-pesan yang berkaitan dengan nilai agama serta kehidupan bermasyarakat.

WhatsApp Image 2026-09-07 at 20.06.17

Apakah sesungguhnya hakikat mendidik? Siapakah manusia yang kita didik, dan menuju apa ia kita tumbuhkan? Di tengah dunia pendidikan yang kian sibuk mengejar angka dan capaian, buku ini mengajak kita berhenti sejenak untuk merenungkan pertanyaan-pertanyaan paling mendasar pertanyaan yang menjadi ruh dari setiap usaha pendidikan, namun kerap terlupakan dalam rutinitas sehari-hari. Dengan bahasa yang mengalir dan menggugah, buku ini menuntun pembaca menyusuri tiga benang utama yang saling terjalin: manusia sebagai titik tolak, pendidikan sebagai proses memanusiakan, dan religi sebagai arah serta sumber nilai tertinggi. Ketiganya berpadu menuju satu cita-cita mulia: menumbuhkan manusia Indonesia seutuhnya insan yang berilmu sekaligus bertakwa, cerdas sekaligus berakhlak. Melalui enam bagian dan empat belas bab, penulis menyelami hakikat manusia, merenungkan makna dan tujuan pendidikan, menghayati dimensi spiritual, serta menimbang beragam aliran filsafat pendidikan dari yang tradisional hingga yang progresif dan merajutnya menjadi sebuah sintesis yang berpijak kokoh pada Pancasila dan kearifan Ki Hadjar Dewantara. Seluruh telaah lalu dihubungkan dengan tata kelola pendidikan yang nyata, menjadikannya bukan sekadar renungan, melainkan kompas bagi para pengelola pendidikan. Ditulis dengan kedalaman ilmu dan kehangatan seorang pendidik, serta dilengkapi pertanyaan reflektif, rangkuman, glosarium, dan indeks di setiap bagiannya, buku ini menjadi teman perjalanan yang berharga bagi mahasiswa, dosen, guru, kepala sekolah, dan setiap insan yang mengemban amanah pendidikan. la tidak hanya mengajak Anda memahami secara mendalam, melainkan meneguhkan penghayatan bahwa mendidik adalah panggilan yang mulia dan bermakna. Bacalah, renungkan, dan temukan kembali makna terdalam dari tugas mulia menumbuhkan manusia demi masa depan bangsa yang gemilang

WhatsApp Image 2026-09-06 at 08.17.54

Buku ini membahas mengenai pemahamanpentingnya penyusunan anggaran dalam kegiatan operasional perusahaan. Materi yang disajikan mencakup konsep dasar biaya konversi dan beban usaha, proses penyusunan anggaran, serta contoh penerapannya secara sederhana dan sistematis. Dalam dunia usaha yang terus berkembang, kemampuan menyusun anggaran yang efektif menjadi salah satu faktor penting dalam mendukung perencanaan, pengendalian, dan pengambilan keputusan.

33

Falya Biru Nadela dikenal sebagai siswi berprestasi, cerdas, santun, dan selalu menjadi juara kelas. Di balik senyum dan kesempurnaannya, tersimpan pergulatan batin yang tidak diketahui orang lain. Falya memiliki kecintaan besar terhadap Biologi dan sejak kecil menumbuhkan cita-cita menjadi seorang dokter setelah menyaksikan perjuangan keluarganya ketika sang kakek meninggal di rumah sakit. Namun, keinginannya untuk membahagiakan kedua orang tua perlahan berubah menjadi tekanan, membuat Falya merasa harus selalu sempurna, takut gagal, dan takut mengecewakan orang-orang yang dicintainya. Di tengah persiapan menghadapi UTBK, SNBP, dan berbagai tuntutan sekolah, Falya harus berhadapan dengan rasa cemas, pikiran negatif, serta pertanyaan tentang apakah impian menjadi dokter benar-benar merupakan keinginannya sendiri atau sekadar bentuk balas jasa kepada orang tua. Kehadiran sahabatnya, Keyze, serta Denta, seorang teman yang mampu melihat sisi Falya yang selama ini tersembunyi, perlahan membantunya memahami bahwa ia tidak harus selalu terlihat kuat dan sempurna. Melalui berbagai perjuangan, kegagalan, doa, kasih sayang, dan keberanian untuk jujur kepada dirinya sendiri, Falya akhirnya menyadari bahwa mimpi bukanlah beban yang harus dipikul demi memenuhi harapan orang lain, melainkan pilihan yang harus lahir dari hati. Perjalanannya membawa Falya hingga akhirnya berhasil melangkah ke Fakultas Kedokteran, mengenakan jas putih yang dahulu hanya menjadi bayangan dalam mimpinya. ***Simfoni Sel Darah*** bukan sekadar kisah tentang seorang gadis yang mengejar cita-cita menjadi dokter, tetapi juga perjalanan tentang mengenal diri sendiri, berdamai dengan ketakutan, menghargai proses, dan menemukan keberanian untuk memilih jalan hidup yang benar-benar diinginkan.

statistika sastra.jpg

Melalui perspektif stilistika, buku ini mengkaji berbagai aspek kebahasaan dan gaya yang digunakan pengarang perempuan dalam novel Indonesia. Analisis stilistika memung-kinkan pengungkapan kekhasan gaya kepengarangan melalui pilihan kata, struktur kalimat, penggunaan majas, citraan, bentuk-bentuk pengulangan, simbol, narasi, dialog, serta berbagai strategi kebahasaan lainnya. Kajian tersebut tidak hanya diarahkan untuk menemukan ciri-ciri estetis sebuah karya, tetapi juga untuk memahami hubungan antara pilihan bahasa, cara pengarang membangun makna, dan perspektif yang dihadirkan dalam teks.

MENYEMAI BENIH BUDI PEKERTI PANDUAN PENDIDIKAN KARAKTER DALAM FILOSOFIS KI HAJAR DEWANTARA DI SEKOLAH ALAM

Buku ini lahir dari kegelisahan seorang pendidik yang menyaksikan bagaimana generasi anak-anak kita tumbuh di tengah derasnya arus digital, namun semakin kehilangan pijakan nilai yang kokoh. Kami percaya bahwa pendidikan sejati bukan sekadar urusan angka dan rapor, melainkan tentang bagaimana seorang anak tumbuh menjadi manusia yang utuh, berkarakter, beradab, dan merdeka.

WhatsApp Image 2026-08-21 at 08.03.43

Buku ini hadir sebagai upata untuk menyajikan pemahaman yang menyeluruh tentang Bahasa jurnalistik, yang merupakan komponen penting dalam dunia berita. Dalam era informasi yang serba cepat ini, kemampuan untuk menyajikan berita yang jelas, akurat, dan mudah dipahami menjadi sangat vital. Bahasa jurnalistik bukan sekadar kumpulan kata, melainkan sebuah instrumen yang memiliki kaidah dan karakteristik unik, dirancang untuk menyampaikan pesan secara efektif kepada khalayak luas. Oleh karena itu, buku ini hadir untuk mengupas tuntas seluk-beluk bahasa jurnalistik, mulai dari konsep dasar hingga aplikasinya dalam praktik penulisan.

Bapak Hamdani, S.E.: Perjalanan Hidup, Pengabdian, dan Kiprah dalam Membangun Daerah merupakan sebuah biografi yang mengangkat perjalanan hidup dan kiprah Bapak Hamdani, S.E., seorang tokoh yang memegang peranan penting sebagai Ketua DPRD Kabupaten Tanjung Jabung Barat. Buku ini tidak hanya menggambarkan sosok beliau dari sisi pribadi, tetapi juga merekam perjalanan, pengalaman, nilai-nilai, serta proses yang membentuk dirinya hingga mampu menjalankan peran dalam dunia politik dan pemerintahan. Melalui penuturan pengalaman hidup, wawancara, dan informasi dari berbagai sumber, buku ini menghadirkan kisah tentang pengabdian dan kontribusi Bapak Hamdani, S.E. bagi masyarakat serta pembangunan daerah. Pembaca diajak mengenal lebih dekat sosok di balik jabatan dan memahami bahwa perjalanan menuju sebuah pengabdian tidak terlepas dari pengalaman, prinsip, perjuangan, dan tanggung jawab. Dengan bahasa yang dekat dan informatif, biografi ini diharapkan dapat menjadi sumber inspirasi sekaligus memberikan pemahaman mengenai perjalanan seorang tokoh dalam mengabdikan diri kepada masyarakat dan daerahnya.

Buku ini mengisahkan perjalanan Hudzaifah, atau yang akrab dipanggil Zai, seorang pemuda yang tumbuh di tepi laut dan memiliki keinginan kuat untuk menuntut ilmu. Berbekal pesan dan harapan dari ayahnya, Zai berani meninggalkan kampung halaman dan mengarungi lautan menuju tempat-tempat yang belum pernah ia kenal. Perjalanan tersebut tidak selalu mudah ia harus menghadapi badai, kesepian, ketakutan, serta berbagai keadaan yang menguji keberaniannya. Namun, setiap perjalanan membawanya pada pengalaman, pertemuan, persahabatan, dan pengetahuan baru yang semakin memperkaya kehidupannya. Laut Tak Bernama bukan sekadar cerita tentang perjalanan mengarungi samudra, tetapi juga tentang keberanian mengejar impian, keteguhan dalam menghadapi kesulitan, serta pentingnya ilmu dan pengalaman dalam perjalanan kehidupan.

Lokasi KantorPenerbit Gemulun
Jl. Kapten Abdulhasan, No.38A Kec. Telanaipura, Kota Jambi
Penerbit GemulunSosial Media Kami
ikuti sosial media Penerbit Gemulun untuk mendapatkan informasi terbaru.
Lokasi KantorPenerbit Gemulun
Jl. Kapten Abdulhasan, No.38A Kec. Telanaipura, Kota Jambi
Penerbit GemulunSosial Media Kami
ikuti sosial media Penerbit Gemulun untuk mendapatkan informasi terbaru.

Copyright by Penerbit Gemulun. All rights reserved.

Copyright by Penerbit Gemulun. All rights reserved.